Who Am I

"Knowledge is Power" Always be hungry and always be stupid.

Enjoy a Great Holiday with My beloved Family

Elephant Conservation Center. Way Kambas National Park. Lampung, Indonesia.

Workshop Hypnotherapy Ikhtiar Indonesia

Kita penakluk Dunia, Diatas Awan kita kan Menang.

My Hobby In Action

Willys Taekwondo Club, Keluarga yang mengajarkan Strategi dan Ketenangan Hati.

Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Motivasi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 April 2023

KELUARGA ADALAH SUMBER ENERGI

Keluarga adalah sumber energi,

Hari raya adalah momen terbaik untuk berkumpul bersama keluarga..
Setiap anak selalu ingin pulang dan berikan yang terbaik untuk ayah ibunya..
Bersyukur kita, Allah masih cukupkan kedua orang tua dirumah..




Tak sedikit diantara kerabat, yang ayah ibunya Allah panggil di moment ramadhan hingga tak dapat berhari raya bersama..

Allahummaghfir lahum warhamhum wa 'afihim wa'fu 'anhum. Allahumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafa'ata 'ala ahlil quburi min ahli la ilaha illallahu muhammadun rasulullah.

"Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa'at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat."


Hari raya adalah moment perbaikan.

Energi yang terisi penuh,
Cerita yang lahirkan harapan baru, impian baru dan target baru bagi orang-orang yang merenungi momentnya..


Dear my self,
Mari jadikan moment lebaran sebagai moment pertumbuhan.

Jika menulis membuat mu lebih terasah, maka menulislah.
Jika berdoa membuat mu lebih tenang maka khusyuklah.
Jika dia takdirmu, semoga dia membaca dan berkenan menulis bersama, segera..

Bandar Lampung, 27 April 2023
Agung Ardiansyah
Eid 1444 H



Kamis, 19 Mei 2016

Tidak Cukup Mimpi

Ada satu hal menarik dalam satu buku yang saya baca hari ini,
Dan dengan ketulusan niat saya ingin bagikan pemikiran inspiratif yang satu ini..
Mudah-mudahan bermanfaat..

Dear All..
Berbicara impian, tentu akan sengat dekat dengan mengharap.
Tak jarang bahkan orang-orang jadi takut mengharap karena tak kunjung dapat.
Ada 1 Kalimat unik yang menurut saya tepat "Kalau punya impian tak cukup punya niat untuk sekedar mencapai impian, TAPI HARUS PASANG TARGET YANG MELEWATI BAHKAN MENEMBUS HARAPAN"

Satu ilustrasi unik..
Kalau impian di ibarat kan Papan Atraksi dalam pertunjukan karate.
Apakah dengan mencapai papan tersebut papannya dapat terbelah???
Tentu tidak bukan..
Papan terbelah, Impian tercapai, kalau fokus kita, niat kita, tujuan & usaha kita adalah untuk melewati papan, menembus & membelah kerasnya papan tersebut.
Bukan begitu???
So, kalau punya impian mulai saat ini ayo kita katakan "Someday, saat impian ini sampai saya bukan hanya akan mencapainya, tapi saya akan melewatinya"

Kalau dulu punya Impian untuk naik haji sendiri, sekarang ayo berdoa bisa ajak keluarga.
Kalau belum cukup juga, ayo niatkan bareng mertua, andai masih belum juga terasa  ayo berhaji bersama kerabat & sahabat.
Siapa yang biayai, Allah..
Inshaallah kita sama-sama punya Allah yang Maha Kaya.

Mahal..
Ya, Impian & Hidup mu memang harus mahal,
Tapi ingat Tak cukup mahal, harus juga mulia.

Sering kali kita takut memimpikan sesuatu..
Sampai akhirnya bukan hanya untuk mencapainya, untuk bergerak saja kita takut.
So, Kalau ada yang Bilang "Jangan mimpi Tinggi-tinggi kalau jatuh sakit"
Maka, lebih sakit mana kalau kita bandingkan antara berani bermimpi untuk bergerak dibandingkan takut bermimpi & tidak pernah berfikir untuk bergerak.

Kebanyakan orang takut bermimpi karena mereka membandingkan Impiannya dengan kondisi mereka saat ini..
Padahal tanpa disadari ketika kita berani menetapkan tanggal & target akan tiba masanya dimana kondisi kita saat itu sudah jauh lebih baik bahkan cukup mampu dibanding kondisi kita saat ini.
Sebagai bukti, saya pernah membaca satu artikel..
ketika beberapa orang ditanya apakah Hidup mereka saat ini menjadi jauh lebih baik dibandingkan 5Tahun terakhir.
Maka 100% orang-orang tersebut menjawab YA.
Lalu, apalagi yang membuat kita menjadi takut menetapkan Impian & terus berusaha sampai akhirnya tiba masa dimana bukan hanya kita mampu mencapai impian-impian kita, tapi juga menembus & melewatinya..
Bismillah..
Bisidznillah..

Just, Happy, Bermanfaat, Sukses..
Bandar Lampung, 19 Mei 2016
Agung Ardiansyah
-SmilingSpirit-

Jumat, 01 April 2016

MINDSET

MINDSET

Sebenar-benarnya kemiskinan, adalah kemiskinan "Mindset".
Satu kalimat inilah yang mendasari saya utuk menuliskan artikel ini.

Ya, begitu banyak orang yang pada dasarnya memiliki potensi tetapi karena sebuah hambatan dan ujian pada akhirnya memiliki mindset yang salah.

Saya pernah mendengar satu kalimat yang menyebutkan bahwa:
"Pada dasarnya tidak ada keadaan yang begitu sulit, tidak ada kemarahan yang begitu besar, dan tidak ada masalah yang begitu mempilukan"
"Pikiran manusialah yang menjadikan sebuah keadaan menjadi tampak begitu sulit, mudah, sederhana, mewah, berat, ringan, dan lain sebagainya.."
Dan ini semua dapat kita singkat dengan satu kata bernama "MINDSET".

Mindset manusia pada dasarnya di stimulus oleh kepribadian, lingkungan, pengalaman dan jarak tempuh perjalanan sehari-hari.
Kesempitan pikiran manusia biasanya dipicu oleh kesempitan ruang. (Ex : Kamar yang berantakan, Ruang kerja yang tak bersih, pola hidup malas, Cuplikan yang dilihat, bacaan, dan lingkungan yang kurang tepat.)
Jika anda merasa ada beberapa kategori yang masuk dalam aktivitas harian anda, maka mulai saat ini saya mengajak ayo perbaiki kebiasaan & lingkungan kita.

Saya banyak belajar tentang sebuah mindset dari film "Hector and the search of Happines", 
Film ini menceritakan tentang pencarian arti sebuah Kebahagiaan.
Garis besar yang saya ambil dalam film ini adalah tentang "Pola pikir sederhana tentang Kewajiban Untuk Bahagia"
WAJIB : YES WAJIB.
Kita semua WAJIB BAHAGIA.

Tidak mudah memang untuk aplikasikan kewajiban ini.
eitsss, Itu mindset yang anda pilih bukan???

Coba kita ganti kalimatnya?
"Oh ya? Lalu BAGAIMANA kita bisa merasakan arti dari sebuah "Kewajiban untuk bahagia?"
Well.. anda sudah sangat baik dengan gunakan kata Bagaimana : Kata ini menstimulus pikiran anda untuk terus membaca dan mencari solusinya.. Good :)

Yes, Wajib untuk Bahagia.
Sore ini saya baru saja menemukan cara jitu untuk dapatkan caranya.
Tapi, cara ini tidak akan berlaku untuk mereka yang terus bertanya, atau bahkan tidak percaya?
Mau tau caranya?? "Berjanjilah kepada diri dan kebahagiaan anda untuk mencoba melakukannya"

Cara sederhana untuk dapat merasakan "Kewajiban Bahagia" adalah:

1. Tunaikan Kewajiban Beribadah dalam agama anda dengan Khusyuk & Ikhlas
(Bagi sebagian orang mengkin sudah sangat biasa dengar kunci yang satu ini, tapi kebiasaan melalaikan adalah jawaban kenapa hati kita menjadi sempit)
Khusyuk & Ikhlas, itu kuncinya..
Cobalah untuk mempersiapkan diri lebih dini dari biasanya ketika hendak beribadah, gunakan pakaian terbaik, mandi, rasakan & dengar setiap kalimat dalam aktivitas ibadah dengan hati yang lapang, Coba dan Rasakanlah.

2. Bersedekah
Unik, Tapi menarik.
Ketika galau kemarin Youtube yang saya putar tiba-tiba mengarahkan saya pada cuplikan "Kesaksiaan orang terkaya di Indonesia : Kick andy"
Dalam cuplikan ini disebutkan oleh beberapa bintang tamu hal besar yang mereka lakukan untuk 'Bahagia' adalah dengan 'Berbagi'.
Ketika ditanya "Apakah mereka tidak takut hartanya akan berkurang?" mereka menjawab "Pengalaman saya semakin banyak saya berbagi, semakin banyak saya mendapat" (Ini kesaksian orang terkaya di Indonesia) masih belum percaya? (Ayo buka Al-Quran) :)

3. Lingkungan yang positif
Bisa jadi lingkungan anda belum mendukung kebahagiaan & fokus tujuan anda.
atau bahkan anda masih bingung dengan tujuan hidup anda.
Jika ya, mari renungkan, setelah mati kita ingin di kenal sebagai apa? 
Orang kikir atau orang Dermawan?
Orang Jahat atau orang Baik?
Politikus atau Pengusaha?
Pendidik atau Pekerja?
Pemimpin atau Pengikut?
Bukan kah semua itu pilihan? So, pilihlah lingkungan yang mendukung tujuan hidup anda.

4. Istiqomah
Ini sulit, Eitsss.. ini Mindset. hehe
Ini mudah, jika di coba.
Kebanyakan orang melihat kebahagiaan dari sebuah hasil, tapi mereka lupa hasil di dapat saat kita mampu lewati ujian.
ujian tidak akan mampu dilewati kalau kita sering berhenti.
"Selesaikanlah apa yang sudah anda mulai"
Banyak orang yang mendiskon dirinya hanya untuk nyatakan ketidakmampuan.
Padahal, kalau mereka terus lanjutkan perjalanan semua ujian akan terlewati, dan kebahagiaan akan datang.
Kuncinya : Bersahabatlah dengan rasa sakit, lewati ujiannya dan syukuri hasilnya. (Awas khilaf kalau sudah di atas) :)

Sebenarnya saya ingin tuliskan kunci ke 5, 6, 7, 8, 9, dan 10.
Tapi karena saya tau keterbatasan minat baca seseorang, maka saya izinkan teman-teman untuk mengisi dan membagikan kunci-kunci lainnya.

Karena sebenar-benarnya kunci kebahagiaan ada pada diri anda sendiri!!!!
Pacu terus diri anda untuk terus bangkit & bersabar dalam menikmati proses.

Mindset yang baik terbentuk dari pola hidup yang baik.
Sukses butuh pola.
Gagal butuh pola.

Pola seperti apa yang anda pilih???
Anda yang menentukan citranya..

Kalau Mahatma gandi pernah katakan.
"Lahir dalam kemiskinan itu Takdir & Mati dalam kemiskinan itu adalah Nasib"
Maka Yakinlah bahwa Nasip itu dapat di ubah.
Dan kalau Mindset adalah sebenar-benarnya kemiskinan.
maka Ayo bangun mindset positif dalam diri kita.
Sadarkan bahwa kita mampu membangun kebaikan hidup dalam aktivitas harian kita.

Sesungguhnya, setiap coretan pena adalah Doa.
Mohon Maaf atas Khilaf dan Salah.
Waalahualam.

Bandar Lampung, Jumat 01 April 2016
Agung Ardiansyah
-SmilingSpirit-


Senin, 07 Maret 2016

AA Motivation Self 2016

AA Motivation Self 2016

Dear self..
Tahukah engkau bahwa hidup ini seperti bernafas, ada tarik ada hembus atau sama seperti ada siang ada malam, so maklumlah dengan suka duka. Tetaplah berbahagia.
Ingatkah engkau bahwa setiap manusia terlahir dengan sejuta cerita, Bahkan ketika dahlan iskan bicara "habiskan jatah gagal mu semuda mungkin" bukankah kau begitu bersemangat mendengarnya???
Atau ketika satu qoutes bijak yang mengingatkan mu bahwa "Seorang muslim tidak boleh mengeluh" Ingat???
Ya itulah dirimu yang sebenarnya...
Tenang, sabar, bahagia, inpiratif, achieveble & selalu mengedepankan visi, bangkitlah...

Tak perlu bandingkan dirimu dengan orang lain.
Tapi, bandingkanlah dirimu kemarin dengan hari ini, maka kau akan bersyukur karenanya.
Ketika satu Nikmat yang kau terima kemarin melalaikanmu dari Allah Fahamlah bahwa itu adalah sebenar-benarnya ujian, dan kini kau tersadar, bersyukurlah.
Bahkan jika hari ini kau menerima ujian dan karenanya kau menjadi belajar serta menjadi lebih dekat dengan-NYA kau tentu faham itulah sebenar-benarnya nikmat bukan?
Fokus kesana!!!! Fokus bersyukur.

Aku tau dirimu ada dalam ketakutan hari ini..
Tapi coba renungkan ini, 
Ketika kau merasa takut, apa yang kau dapat???
Ketika kau diam apa yang kau terima???
Dan ketika kau bersedih apa yang kau rasa???
Bukankah kau sendiri yang mengatakan "Motion create Emotion" "Emotion Create Linguistic" and "Linguistic Create Motion". Bangkit!!!!

Allah-lah sebenar-benarnya penolong, mendekatlah kepada-NYA.

Innama Amruhu Idza Aradasyaian ayyaku lalahu KUN FAYAKUN.

Bukan kah apabila Allah telah berkata KUN (jadilah) FAYAKUN (Maka jadilah).
Adalah satu kemudahan untuk Allah membolak-balikan keadaan.
Kau percaya bukan? Kau beriman bukan? Aku tau dirimu mampu.

Ingat kembali pondasi motivasi mu yang kau tanam sampai bangunan masa depan mu bisa sekokoh hari ini..
Bukankah kau begitu ingin melihat senyum dari ayah bundamu??
Bukankah kau ingin terus tingkatkan derajat keluargamu???
Bukankah kau ingin lihat adik-adikmu mengenyam pendidikan sebaik mungkin???
Dan bukankah kau ingin Anugerahkan Bidadari Terbaik di usia 23??? Perbaikilah dirimu.
Sudahkan kita berani bertanya "Sesungguhnya kita ini anak, kakak, saudara atau sahabat yang seperti apa, membanggakan atau mengecewakan?"

Dear self..
Bangkitlah, pastikan 2016 ini adalah tahun terbaik mu.
Kalaupun kau harus jatuh pastikan kau akan selalu bangkit.
Semakin kuat cobaannya, kau akan semakin termotivasi untuk selesaikannya.
Keluarlah dari rumah, seekor elang, singa, dan seorang pelaut tangguh selalu lahir dari lingkungan besar yang membentuknya.
Jika ada cinta maka sesungguhnya cinta lahir karena sikap, keadaan, dan aktivitas bijak yang kau jaga.
Kau menjadi nyaman karena-NYA, bangkitlah KAU BISA!!!!

Dear self..
Ada banyak orang di belakang mu yang menantikan kesuksesanmu.
dan ada banyak orang di depanmu yang harus kau bantu.
ingat aktivitas terbaikmu bukan untuk duniamu tapi akhiratmu.
ingat kita tidak akan pernah tau sampai tanggal berapa kita akan hidup di dunia ini, ketika nisan tertanam kenangan baik seperti apa yang akan kau semai dari pentakziahmu.
Kau ingat kalimat kecilmu? "Life its not just about Story, But about our History"
Ya, kau harus bersejarah..

Baik..
Mulai hari ini bangkitlah,
nikmati suka duka mu.
Teruslah memotivasi,
Selesaikan semuanya dengan baik.
Aku tau, kami semua tau kau adalah pribadi baik yang selalu belajar dari kebaikan.
kau adalah pribadi bijak yang selalu belajar dari kebijaksanaan.
dan kau adalah pribadi sukses yang juga akan mensukseskan. Aaamiiin

Lampung, 08 Maret 2016
Your Self.

Kamis, 21 Mei 2015

Untuk-mu Para Aktivis

Untuk-mu Para Aktivis

Untuk-mu Para Aktivis Ku Tulis Pesan ini..
Untuk-mu Para Aktivis, apakah kalian pernah dengar cerita tentang "Pengalaman Pertama Bung Karno Naik Kuda????"

Belum???? Baiklah..

Untuk-mu para Aktivis..
Tepat Tahun 1946 ketika Negara kita baru 1 Tahun Merdeka, dimana Rakyat kita pada masa itu belum mengerti benar Arti Merdeka, Bahkan sebagian dari mereka ada yang mengartikan Merdeka adalah bebas naik Kereta Api kemana saja, sampai akhirnya ketika seorang kondektur hendak memungut ongkos, Mereka tersinggung "Lho" Teriak Rakyat, "Kan Kita sudah Merdeka". Hahahaa *Tertawalah wahai Aktivis*
Bukan kah mereka tak Se-Cerdas dirimu??? Bayangkan saja pada masa itu prajurit kita saja banyak yang masih buta huruf. Tidak jarang seorang Prajurit Naik Pangkat sehari Tiga Kali.. Sama seperti orang minum obat. Singkatnya, suasana di tubuh militer kita benar-benar unik. Maklumlah, Setahun Merdeka!

Wahai Aktivis, apakah kau Tahu, Dulu Rakyat kita tak Se-Sopan dirimu.
Terhadap Bung Karno, Tak seorang pun memanggil Tuan Presiden, apalagi Paduka yang mulia sebagai sebutan formal. Mereka tetap menyebut "Presiden Bung Karno," Gabungan dari jabatan resmi dan panggilan akrab sehari-hari.

Wahai Aktivis, apakah Kau Tahu, Dulu Presiden Pertama-mu tak Se-Berani dirimu. 
Dulu, ketika kita hendak merayakan hari jadi kesatu, angkatan perang kita merencanakan sebuah peringatan, seperti layaknya angkatan perang-angkatan perang Negara Merdeka lainnya. Salah satu tata cara militer yang sudah direncanakan semegah-megahnya untuk ukuran Negara berusia Satu Tahun Adalah Presiden Republik Indonesia Ir. Soekarno melakukan inspeksi pasukan... NAIK KUDA!!!
Bayangkan! Betapa gagahnya presiden kita meng-inspeksi pasukan yang berbaris-baris sambil menunggang kuda. Tapi, sayang seribu sayang, Bung Karno Tak Pernah naik Kuda. :)

Tapi, Apakah kau tau bagaimana cara Bung Karno menenangkan diri dan orang-orang yang mencemaskan dirinya????
Kepada Fatmawati istrinya, Bung Karno hanya berkata "Tak perlu khawatir wahai Istriku, Kan pawainya besok, Aku akan belajar dalam satu hari."

Akhirnya, seorang perwira kaveleri dengan tekun memberikan pelajaran berkuda kepada Presiden-nya. Dan di akhir sesi Latihan, kepada si kaveleri itu, bung Karno menyampaikan pesan dengan suara pelan .... "Untuk pawai besok, berilah saya kuda yang paling lunak, paling tua, paling jinak dan hampir mendekati kematiannya ...''
Bisa kalian tebak apa yang ada di fikiran bung Karno pada saat itu???? hhehe
Tak bisa dipungkiri Bung Karno sebenarnya memendam rasa cemas dan khawatir. Apa jadinya kalau saat inspeksi besok mendadak si kuda menjadi beringas dan tak terkendali??? Bagaimana kalau Presiden kita terpental lalu jatuh dari punggung kuda??? Apa kata dunia???!

Dan, tahukah engkau apa jawaban si Kaveleri setelah mendengar pesan Bung Karno???
Ia menjawab "Tidak, Pak. Tidak pantas untuk Bapak. Kuda yang Bapak naiki harus kuda yang Muda dan Garang. Dia harus memperlihatkan semangat tempur yang menyala-nyala, dan kuda yang terbaik dari seluruh kelompok kuda yang ada di angkatan perang kita."

Mendengar jawaban si Kaveleri, Rasa cemas untuk kesekian kalinya hanya bisa Bung Karno Pendam, Bahkan sekalipun udara malam begitu dingin, toh tak membuatnya segera nyeyak tidur. :)

Pagi pun menjelang, saat yang dicemaskan pun tiba.
Terompet Berbunyi Peratataaattt-pereteteeett, Genderang berderam-deram, pasukan berdiri tegap, dan .. Presiden Soekarno Menaiki Kudanya. Itulah acara Presiden inspeksi pasukan! Binatang itu berjalan mengikuti irama musik ... dan ... astaga! Menjadi liar.. persis seperti yang digambarkan perwira kaveleri pelatihnya, kuda yang dipersiapkan untuk Bung Karno adalah kuda yang paling gagah, paling beringas dan paling Liar.

Meski kepala tegap menatap kedepan, tak dapat disangkal Bung Karno sedikit ciut nyali. Akan tetapi, ketika ia melihat pasukan yang berbaris rapi yang sedang ia inspeksi.. munculah sifat pelagaknya .. sorak-sorai dan teriakan gembira dari Rakyat yang berjejal-jejal di lapangan pawai, spontan menghidupkan semangat.

Suasana itu membuat Bung Karno tenang dan sadar .. Hilang rasa cemas, dan muncul teori-teori berkuda yang telah di ajarkan si perwira kaveleri kemarin. Maka, dengan sigap Bung Karno segera memainkan pergelangan, menguasai tunggangannya dengan baik, Bung Karno mengendalikan langkah kuda dengan begitu Gagah, sehingga kuda berjalan dengan langah tenang dan teratur seperti yang dikehendaki..

Dan.. Kuda Gagah itu tidak pernah menyadari bahwa tuannya lebih gentar menghadapi peristiwa itu dari pada binatang itu sendiri. :)

Untuk-mu para aktivis..
Dari cerita diatas sesungguhnya saya hanya ingin mengingatkan kepada diri sendiri & terkhusus kepada kalian rekan seperjuangan.

Terkadang, rasa takut terhadap Amanah yang ada di pundak kita terasa begitu berat, tapi bukankah dengan ketenangan dan dengan barisan yang teratur serta sorak-sorai dari mereka yang kita cintai akan mendorong langkah kita untuk tetap tegap berdiri, hingga amanah kita berakhir dengan baik. :)

Banyak orang takut terhadap Politik.
1 Quotes yang saya pelajari "Politic Its Never Fair Play, But Evrything its Can't Be Played Without Politic"

Hari ini saya begitu sedih, karena banyak diantara kita yang takut menunggang kuda sebelum inspeksi pasukan sampai.
Demokrasi Kampus mulai redup, banyak diantara kita yang berlaku apatis hedonis.

Wahai aktivis..
Apakah aktivitas kampus mu begitu menyibukan???
Atau saat ini kau sedang sibuk berbisnis???
Atau bahkan Games, Jalan-jalan, nongkrong, nonton dan hal-hal lain di luar kampus menghambat mu untuk Aktif Dan Belajar lebih????

Wahai Aktivis..
Aku rindu..
Aku rindu Semangat mu..
Aku Rindu Kuda Kaveleri mu..
Dimanakah peran kita sebagi generasi yang Cerdas, Sopan, Dan Berani???
Sudahkah semuanya berakhir sampai disini????

Boleh kita sepakati dengan kata TIDAK!!!!
*HIDUP MAHASISWA*

Jum'at, 22 Mei 2015
Dikutip dari buku tercinta "Total Bung Karno."

Bangunlah Mahasiswa Harapan Itu Masih Ada!!!!!
Agung Ardiansyah
Seorang Pembelajar
Yuk Bisnis, Yuk Berorganisasi & Yuk Berprestasi.
SmilingSpirit :)

Senin, 01 September 2014

Pesan Anies Baswedan Untuk Mahasiswa Baru

Selamat untuk Anda yang kini menjadi mahasiswa, Anda disebut maha atas kesiswaan Anda. Tanggungjawabnya tentu lebih besar dari pada anak-anak muda lainnya.
Di Indonesia ada jutaan anak masuk SD, tapi hanya ratusan ribu yang hari ini bisa kuliah. Itu artinya Anda berbeda dengan yang lain. Anda adalah sekelompok anak-anak muda yang punya kesempatan, untuk mengembangkan diri, untuk maju, meraih masa depan bukan hanya untuk Anda sendiri tapi untuk kemajuan Republik, untuk kemajuan bangsa. 
Saya akan beri sedikit catatan di sini:
  1. Tolong jangan hanya belajar di dalam ruang kuliah.
    Kuliah Anda adalah di dalam ruang dan di luar ruang kuliah. Kalau Anda disebut sebagai aktivis, maka jangan hanya jadi aktivis di luar ruang kuliah, tapi juga aktivis di dalam ruang kelas.
  2. Anda merugi jika hanya belajar di dalam kelas saja
    Bagi teman-teman yang ingin belajar hanya di dalam kelas saja, maka Anda akan masuk golongan orang yang merugi. Karena di ujung masa kuliah Anda hanya akan keluar membawa selembar kertas bertuliskan transkrip atau selembar kertas ijazah. Masa depan tidak bisa dibuat atau dibangun hanya dengan selembar kertas itu.
  3. Anda harus menjadi manusia baru
    Anda harus menjadi pemimpin di Indonesia. Anak-anak muda yang kata-katanya, langkahnya bisa membuat perubahan dan itu artinya belajar dari sekarang.
Saya sering menganalogikan hidup pasca kuliah itu seperti berenang di lautan. Anda punya pilihan, mau belajar berenang saat sudah sampai ke laut atau mau belajar berenang di kolam renang? Kalau di kolam renang kedalamannya terukur, tekanannya terukur, suhunya terukur, arusnya juga terukur, dan di sana Anda bisa belajar berenang. 
Atau Anda langsung terjun ke laut dan belajar berenang. Resikonya agak besar belajar berenang di tengah lautan. Kalau Anda belajar berenang di kolam renang resikonya jauh lebih terkontrol. Karena itu belajarlah “berenang”, belajar untuk memimpin, belajar menjadi bagian dari masyarakat ketika kuliah.
Anda bisa lihat nanti, mereka-mereka yang banyak memberikan kontribusi pada masyarakat, mereka yang berpengaruh, mereka yang bisa mendorong kemajuan adalah orang-orang yang pada masa mudanya tidak hanya meghabiskan waktu di dalam ruang kelas, tapi juga di luar kelas.
Jadilah pegiat, jadilah anak-anak yang aktif. Saya sering mengatakan IP yang tinggi akan mengantarkan Anda pada panggilan wawancara, titik.
  • Kepemimpinan
  • Kemampuan komunikasi
  • Kemampuan analitik
Hal-hal itu yang akan mengantarkan Anda ke masa depan.
Kalau dulu SD ke SMP Anda perlu nilai tinggi, untuk masuk SMA Anda juga perlu nilai, dan sekarang dari SMA masuk di kampus Anda juga harus punya nilai yang tinggi. Sesudah Anda lulus kuliah, fase berikutnya Anda butuh lebih dari sekadar nilai.
Jangan diartikan boleh mendapatkan IP rendah. Kalau IP Anda rendah, Anda bahkan tidak dipanggil wawancara. Jadi IP-nya harus tinggi, berapa minimal IP? Usul saya mumpung Anda baru kuliah, coba Anda cek kalau daftar beasiswa S2 berapa syarat IP minimalnya? Lalu Anda gunakan itu sebagai target.
Hari ini tidak ada yang bertanya IP Anda berapa? Misalnya saya tidak ada yang tanya IP saya berapa? Atau berapa lama kuliahnya? IP dan lama kuliah itu ditanyakan saat wisuda. Yang kuliahnya cepat, IP-nya tinggi senyumnya lebih lebar daripada yang tidak. Tapi dalam perjalanan ke depan yang dibutuhkan lebih dari itu. 
Saya tidak ingin menganggap enteng pelajaran di kuliah. Pelajaran itu sangat penting. Tapi saya ingin Anda punya double track:
  • Track akademik
  • Track kepemimpinan
Keduanya harus seimbang. Jadi bangun itu, mumpung Anda punya kesempatan untuk melakukannya. 
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:
  1. Buat cita-cita 
    Anda dapat mulai menuliskan:
    - Berapa lama Anda mau kuliah
    - Anda mau melakukan apa
    - Selama kuliah apa yang akan Anda kerjakan
    Jangan jadi mahasiswa yang hanya rumah atau kos-kosan, kampus dan kampusnya hanya ruang kuliah, jangan lakukan itu.
  2. Anda akan menjadi bagian dari dunia. 
    Saya adalah mahasiswa dua puluh tahun lalu. Maka mahasiswa saat ini akan mengalami era 20 tahun akan datang. Bayangkan Indonesia 20 tahun yang akan datang, jangan bayangkan Indonesia sekarang. Seperti apa potret Indonesia 20 tahun mendatang? Apa peran Anda di dalamnya? Bagaimana kondisinya?
  3. Hari ini Anda warga Indonesia dan warga dunia. 
    Untuk menjadi bagian dari dunia Anda harus menguasai bahasa internasional. Saya garis bawahi, bahasa internasional bukan bahasa asing. Bahasa internasional adalah bahasa percakapan antar bangsa. Seperti halnya bahasa nasional yang digunakan sebagai percakapan antar suku bangsa.
    Kuasai bahasa internasional sehingga Anda bisa menjadi bagian dari dunia, berkomunikasi dengan dunia. Anda dapat menyerap informasi dan menyebarkan informasi.
  4. Kuasai ilmu pengetahuan yang terdepan. 
    Anda tidak bisa belajar hanya dengan ilmu-ilmu masa lalu, kuasai yang terbaru. Kemampuan belajar menjadi amat kunci, bukan kemampuan menguasai sebuah bidang tapi kemampuan belajar di bidang apapun. Karena sesudah lulus Anda belum tentu mendalami atau mengerjakan hal yang menjadi fokus ketika masa kuliah.
    Tapi, kemampuan Anda belajar akan membuat Anda menjadi pembelajar terus menerus. Kalau Anda pembelajar maka Anda akan punya peluang untuk bisa terus menerus mengembangkan diri dan meningkatkan kontribusi.
Teman-teman mahasiswa baru, Anda sekarang memasuki fase yang benar-benar baru karena itu rencanakan dengan baik. Catat cita-cita Anda, catat keinginan-keinginan Anda. Lalu lihat tiga setengah atau empat tahun ke depan sebagai masa pengembangan diri, bukan sekadar masa kuliah tapi pengembangan diri.
Sesudah itu adalah masa Anda mulai berkontribusi. Siapkan diri Anda dengan baik. Kerjakan masa ini secara optimal.
Biarkan Anda menengok masa kuliah Anda dan berkata, “Untung masa kuliah saya tak hanya berisi di ruang kelas.” Dan itu nanti akan membuat jalan Anda ke depan jauh lebih lebar, jauh lebih menantang. Anda akan menemukan simpul-simpul baru keberhasilan.



Dikutip dari : http://aniesbaswedan.com/tulisan/Pesan-Anies-Baswedan-Untuk-Mahasiswa-Baru?utm_source=facebook&utm_medium=post&utm_content=organic&utm_campaign=abuntukmahasiswa

Notes :
(2 September 2014) Bismillah.. hari ini saya sedang duduk di semester 5 Universitas Lampung.
2Tahun terakhir saya belajar banyak dari berbagai sumber termasuk Track Record Pak Anies Baswedan, Mas Ricky Elson dan orang2 besar yang banyak memberikan kontribusi untuk masyarakat dan terus belajar menjadi pemimpin Republik Indonesia.
Saya percaya "Suatu saat nanti kita akan dapatkan apa-apa yang tidak didapatkan orang lain, ketika kita hari ini melakukan apa-apa yang tidak dilakukan orang lain".
Terimakasih banyak Indonesia..

-Agung Ardiansyah-
-SmilingSpirit-

Jumat, 18 Juli 2014

KETAKUTANMU LAHIR DARI KETIDAKTAHUANMU

KETAKUTANMU LAHIR DARI KETIDAKTAHUANMU

Ada beberapa hal yang membuat saya ingin sekali  menulis pagi ini..
Beberapa bulan yang lalu ketika saya memutuskan untuk fight dan fokus di dunia bisnis, saya begitu takut untuk memulai bisnis-bisnis saya. Selalu ada banyak Excuse (Alasan) dan The Voice (Suara2 negatif) yang membuat saya begitu takut untuk memulai. Beberapa kali saya sempat gagal dalam melakukan promosi, penawaran dan penjualan bahkan saya sempat menjustifikasi "Mungkin jiwa saya bukan di Bisnis'.

Beberapa mentor saya sempat menasehati dan memberikan motivasi untuk tetep bertahan dan melanjutkan bisnis ini, akhirnya karena terpaksa dan tuntutan kebutuhan sayapun tetap optimis melanjutkan perjuangan berbisnis. Ketika semuanya mulai terasa membaik hari ini saya sadar ternyata ketakutan-ketakutan saya lahir dari ketidaktahuan saya tentang bisnis.

Hari ini saya ingin berbagi bagaimana caranya agar kita dapat bertahan dalam perjuangan dan menaklukan ketakutan kita sendiri.
1. Temukan lingkungan yang mendukung (Baik dan 1 VISI)
      Percaya atau tidak, lingkungan benar-benar akan mempengaruhi Emosi, semangat dan langkah kita dalam menjalani hari-hari. Tak heran ada sebuah hadits yang mengatakan "(Duduk dengan) penjual minyak wangi bisa jadi ia akan memberimu minyak wanginya, bisa jadi engkau membeli darinya dan bisa jadi engkau akan dapati darinya aroma yang wangi. Sementara (duduk dengan) pandai besi, bisa jadi ia akan membakar pakaianmu dan bisa jadi engkau dapati darinya bau yang tak sedap.” (HR. Al- Bukhari dan Muslim)

2. Bangun Pola
      Percaya atau tidak hidup kita ini adalah sebuah pola. Sukses itu Pola, Gagal itu Pola, Cinta itu Pun Pola. Mereka yang bahagia setiap harinya membangun Pola Kebahagiaan Dan Mereka yang gagalpun setiap harinya membangun pola Kegagalan. Jika dirimu menemukan 1kesulitan dalam menjalani aktivitas baik bisnis, tugas maupun tantangan-tantangan hidup lainnya. Jangan pernah menyerah. Kau hanya butuh sedikit waktu untuk beristiqomah dan berikhtiar sampai akhirnya dirimu menemukan 1pola pada titik kesuksesan. So,bangunlah pola Hidup Terbaikmu.  

3. Perkaya Wawasan
       Sahabat, anda pasti pernah mengenal istilah "Belajar itu tidak terbatas, Bisa dimana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja" semua itu benar, tapi terkadang kita melupakan 1hal kecil bernama "Niat" yang mampu membuat kita lebih serius dan menghargai nikmat belajar hari ini. Banyak diantara kita yang tidak sadar bahwa seekor semut pun dapat menjadi guru. So, niatkanlah diri kita untuk terus belajar dari siapapun dan apapun yang kita temui 'tak penting siapa yang berbicara tapi perhatikan apa yang sedang dibicarakan'

4. Perkaya Pengetahuan
        Jika tadi kita bisa belajar dari apa-apa yang kita temui, kali ini kita harus sadar tidak semua yang bermanfaat akan menghampiri kita so coba kejar dan temuilah ia yang mampu memperkaya hati kita untuk tetap rendah hati, apa itu "BUKU". Ya, bukulah yang mampu meningkatkan pengetahuan. Kita tidak perlu repot-repot mengalami kegagalan untuk dapat belajar melewati lubang. kita tidak perlu merasakan bangkrut untuk membangun strategi berbisnis, ya semua itu bisa kita temukan di gudangnya ilmu. Tapi kita harus ingat ketika banyak Orang Lain yang menginspirasi Lewat tulisan kitapun harus memiliki Motivasi untuk dapat menginspirasi orang lain lewat tulisan (Mohon Doanya Mudah-mudahan Buku saya cepat cetak dan dapat bermanfaat untuk orang banyak)

5. Fahami bersama Hukum Bumi ada Hukum Langit
       Bagi teman-teman yang sudah pernah mendapatkan Training "Diary Dikejar Sukses" pasti masih ingat tentang World Law & Sky Law yang pernah saya dan tim Ikhtiar Indonesia sampaikan. Ya Ada Hukum Bumi tentu ada Hukum Langit. Ada Dunia tentu ada Akhirat. Kita semua berdoa mudah-mudahan apa-apa yang kita kerjakan selama didunia juga diniatkan untuk kebahagiaan di akhirat. Aamiiin

1 Hal yang ingin saya sampaikan pada teman-teman hari ini adalah. Kita semua terlahir sebagai pemberani dan pemenang. Tapi ketika lahir kita sama-sama ada pada kondisi takut karena tidak memiliki pengetahuan (Itulah sebabnya kita menangis dan merasa tenang ketika ibu & ayah yang memberikan pengetahuan memeluk kita). So, Perkayalah pengetahuan sampai akhirnya kita menjadi pemberani yang menaklukan dunia untuk kebermanfaatan di Akhirat.

- Agung Ardiansyah -
SmilingSpirit





Senin, 05 Mei 2014

Belajar Dari Sang Surya

BELAJAR DARI SANG SURYA

Di sebuah kota tinggallah dua orang bijak yang sudah hidup bersama selama 30 tahun. Selama itu mereka belum pernah sekalipun bertengkar. Suatu hari seorang dari mereka berkata, ''Tidakkah kau berpikir bahwa inilah saatnya kita bertengkar, paling tidak sekali saja?''

Kawannya menyahut, ''Bagus kalau begitu! Mari kita mulai. Apa yang harus kita pertengkarkan?'' Orang bijak pertama menjawab, ''Bagaimana kalau sepotong roti ini?''

''Baiklah, marilah kita bertengkar karena roti ini. Tapi, bagaimana kita melakukannya?'' tanya orang bijak kedua. Orang bijak pertama lalu berkata, ''Roti ini punyaku. Ini milikku semua.'' Orang bijak kedua menjawab, ''Kalau begitu, ambil saja.''

Para pembaca yang budiman, alangkah damainya dunia ini kalau kita semua berperilaku seperti dua orang bijak tersebut. Coba Anda renungkan, bukankah pertengkaran, perselisihan, dan peperangan yang terjadi di dunia ini bersumber dari keinginan kita untuk meminta sesuatu dari orang lain? Kita suka meminta, tapi sayangnya kita tak suka memberi.

Di rumah kita meminta perhatian pasangan kita, meminta anak-anak memahami kita, meminta pembantu melayani kita. Di tempat kerja, kita meminta bantuan bawahan, meminta pengertian rekan sejawat, dan meminta gaji yang tinggi pada atasan. Di masyarakat, mereka yang mengaku sebagai pemimpin selalu meminta pengertian dan kesabaran masyarakat, meminta masyarakat hidup sederhana dan mengencangkan ikat pinggang.

Bahasa kita sehari-hari adalah ''bahasa'' meminta. Mengapa kita suka meminta tetapi sulit memberi? Ada logika yang sepintas lalu masuk akal. Logika tersebut mengatakan, ''Dengan meminta milik Anda akan bertambah, sebaliknya dengan memberi milik Anda akan berkurang.'' Pikiran semacam ini menimbulkan ketamakan dan perasaan takut untuk berbagi.

Padahal hukum alam menyatakan yang sebaliknya. Justru dengan banyak memberi, kita akan banyak pula menerima. Coba perhatikan orang yang disenangi dalam pergaulan. Merekalah orang yang suka memberi. Sebaliknya orang-orang yang dibenci adalah orang yang pelit dan tak pernah memberi.

Keinginan untuk memberi tak ada kaitannya dengan banyaknya harta yang kita miliki. Ada orang yang kaya raya tapi sulit sekali memberi. Mereka selalu mengatakan, ''Kalau banyak memberi, kapan saya bisa kaya seperti ini?''

Mereka tak mau memberi karena takut miskin. Seolah-olah dengan memberi mereka akan terkuras habis. Mereka sesungguhnya orang yang benar-benar miskin. Karena bukankah ketakutan akan kemiskinan merupakan kemiskinan itu sendiri?

Sebaliknya ada orang yang sederhana tetapi senantiasa mau berbagi dengan orang lain. Mereka inilah orang-orang yang kaya. Yang menjadikan kita kaya sebenarnya bukanlah seberapa banyak yang kita miliki, tetapi seberapa banyak yang kita berikan kepada orang lain.

Sumber kekayaan yang sejati sebenarnya terletak di dalam diri kita sendiri. Sayangnya, banyak orang tak sadar. Mereka sibuk mengumpulkan permata dan berlian, lupa bahwa permata yang ''asli'' sebenarnya ada di dalam diri kita sendiri.

Namun, hal itu tak terjadi begitu saja. Ibarat menggali permata yang ada di dalam bumi, Anda juga harus melakukan penggalian ke dalam diri kita. Nah, begitu Anda melakukan perjalanan ke dalam, Anda akan mulai merasakan efeknya.

Mula-mula, beberapa masalah fisik yang berlarut-larut akan terhapuskan, kemudian masalah-masalah emosi yang pelik akan terselesaikan. Teruskan menggali, Anda akan merasakan hidup yang bermanfaat, dan akhirnya akan timbul suatu kesadaran bahwa kita semua adalah satu dan tak bisa dipisah-pisahkan.

Untuk bisa menggali, Anda perlu menemukan kuncinya. Tanpa kunci ini perjalanan Anda akan sia-sia belaka. Anda ingin tahu kuncinya? Jawabnya adalah: dengan memberi kepada orang lain!

Jangan salah, memberi tak selalu harus berkaitan dengan materi dan uang. Kahlil Gibran mengatakan, ''Bila engkau memberi dari hartamu, tiada banyaklah pemberian itu. Bila engkau memberi dari dirimu itulah pemberian yang penuh arti.
banyak sekali kesempatan bagi kita untuk memberi. Anda bisa memberikan perhatian, pengertian, waktu, energi, pemikiran, pujian, dan ucapan terima kasih. Anda bisa memberikan jalan bagi pengendara mobil lain di jalan raya. Anda juga bisa sekedar memberikan senyuman. Hal-hal yang sederhana ini dapat berarti banyak bagi orang lain.

Orang yang enggan memberi adalah mereka yang tak pernah belajar dari kehidupan itu sendiri. Padahal esensi kehidupan adalah memberi. Tuhan sebagai sumber kehidupan adalah Sang Maha Pemberi. Lihatlah, betapa Tuhan telah memberikan segalanya tanpa pilih kasih, tak peduli kita baik ataupun jahat. Inilah unconditional love, sebuah cinta tanpa syarat.

 Seorang ibu juga adalah pemberi yang tulus, yang telah memberikan seluruh hidupnya untuk anak-anak yang dicintainya. Sebuah lagu menggambarkan hal ini dengan sangat indah, ''Kasih ibu kepada beta/Tak terhingga sepanjang masa/Hanya memberi tak harap kembali/Bagai sang surya menyinari dunia.''
 
Agung Ardiansyah
-SmilingSpirit-

Selasa, 07 Januari 2014

CARA MEMBANGUN KEPRIBADIAN YANG BAIK

Ini adalah semangat pertama yang saya temukan di tahun 2014..
Tentang "CARA MEMBANGUN KEPRIBADIAN YANG BAIK"
Ada 3 hal yang melandasi semua ini..
1. Pemahaman
2. Aktivitas
3. Amanah
Kami berkaca dari pembentukan Emas..
Semua orang tau, Emas berasal dari bongkahan tanah tak berharga, ditempanya dia Itu adalah proses Pertama..
Seberapa besar kesanggupan kita bertahan dengan tempaan, seberapa lama kita mampu bertahan dalam proses yang panjang & seberapa kuat kita bertahan dalam tahapan rumit di tengah2 bongkahan tanah lain yang terjatuh kebawah. Itu semua adalah proses "Pemahaman" 


Selanjutanya ini yang kedua..
Seberapa besar aktivitas kita mendukung harapan kita, seberapa sempit waktu kita beristirahat di tempat tidur, dan seberapa besar bentuk Cinta kita kepada pemilik "Hidup".
Tarbiyah dan Organisasi inilah bentuk Science of Social yang saya fahami. 
dan yang terakhir adalah Amanah..
Ketika orientasi Sebuah amanah adalah Dunia maka cukuplah semua itu baginya.
Amanah mengajarkan kita tentang management waktu dan kearifan bersosial. senyuman dalam keringat utk kesejahteraan masyarakat.
Semua ini adalah pembelajaran yang akan kita pertanggungjawabkan utk sampai menuju kebahagiaan sejati "firdaus". 

Terimakasih utk skenario cantik ini..
terimakasih untuk Semangat yang terus terbakar ditengah Bara Api persahabatan..
dan terimakasih Allah..

AGUNG ARDIANSYAH
- SmilingSpirit -

Sabtu, 28 Desember 2013

Pemuda Inspiratif : HENGKI YULIANSYAH


 HENGKI YULIANSYAH


Assalammualaikum..

Selamat pagi sahabat...
Pagi ini saya akan coba bagikan Sedikit Kisah Inspiratif dari seorang pemuda yang dekat dengan saya..
dan semoga kisah ini bisa menginspirasi kita semua untuk Move ON, punya peta hidup yang jelas di 2014 dan siap membangun bangsa. bukan hanya melalui kata tapi juga Harta, Tahta dan "Cinta" ;)

Adalah seorang Hengki Yuliansyah yang di akhir pekan 2013 ini Sedang Exchange ke China..
Kita doakan kak Hengki Baik2 aja, di jaga Iman, Islam dan kesehatannya ya..
Ayoo Cepet pulang dan bagikan Inspirasinya Untuk Indonesia dan Lampung Khususnya kak ^^


Kak hengki Telah banyak menorehkan prestasi dalam Dunia Inspirasi..
Sosoknya yang masih muda penuh karya Bukan hanya Bisa meluluhkan hati Rekan sebayanya tapi juga orang2 LaSia yang saat ini belajar di kantornya (YAFE : Sekolahnya Pengusaha), "Hmm.. yang cewek2 sabar yah, Hehehehe"





Dalam dunia kepemimpinan saya Cukup kagum Dengan beliau, Bukan karena sosoknya yang telah menjadi seorang pemimpin sejak SMA tapi karena Sikapnya yang menolak rangkap jabatan dan lebih memilih menentukan Prioritas, (Inspirasi dulu, Inspirasi lagi, Inspirasi Terus) Inspirasi = Allah ^^








Untuk Harta, Saya gak pernah di kasih tau Isi Tabungannya sih ya... hhehehehe
Tapi yang saya tau beliau punya banyak usaha Sejak masuk Perguruan Tinggi dan sekarang beliau sibuk Belajar, tumbuh dan berkembang bersama Pengusaha2 Indonesia di Sekolah pengusahanya (YAFE)








Hmmm.. Ini yang terakhirr
Untuk "Cinta".. Saya gak tau ini Efek Teori dalam Bukunya "DIARY DIKEJAR SUKSES" yang menyebutkan kita bakal kewalahan di kejar2 cinta atau karena Hal lain yang membuat orang di sekitarnya Begitu mencintainya & merindukan kehadirannya (Yang cewek2 udah KEPO Tingkat Dewa ya... hehehe *Saya kasih tau kak hengki gak pacaran tapi kalian banyak saingan : Selamat bersaing Syar'i) :D



Saya yakin saat ini kalian udah mulai penasaran yah dengan kisah2 Inspiratif kak hengki lainnya, Bingung gimana caranya masih muda tapi penuh prestasi dan karya, "Sama Saya juga"...
Tapi saya Punya jawabannya Brooo.. dan sekarang saya lagi mempelajari caranya..
MAU?
Pesen aja Buku Karya Kak Hengki Broo, Insyaallah penuh manfaat :)
"DIARY DI KEJAR SUKSES" 30Hari menuju kebahagiaan sejati. di buku ini kita bakalan tau gimana cara mendapatkan kebahagiaan bukan hanya untuk dunia (Harta, Tahta, Kata dan Cinta) tapi juga kebahagiaan di Akhirat..

Dan Sampai ketemu untuk teman2 yang ada Di Lampung Timur dalam Trainining Akbar Diary Dikejar Sukses Pertama di Indonesia :)
Info dan Pendaftaran hubungi :
1. 089691436037 (dedek)
2. 085769566598 (yoseva)



"Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk Orang Lain & Manusia yang beruntung adalah yang lebih baik dari hari ini"..
Semoga bermanfaat yah Friends :)
AGUNG ARDIANSYAH
- SmilingSpirit -

Rabu, 25 Desember 2013

MOTIVASI TENTANG WAKTU

Suatu hari seorang anak kecil datang kepada ayahnya dan bertanya, “Apakah kita bisa hidup tidak berdosa selama hidup kita?” Ayahnya memandang anak kecil itu dan berkata,”Tidak nak..” Putra kecil ini kemudian memandang ayahnya dan bertanya lagi,
”Apakah kita bisa hidup tanpa berdosa dalam setahun?!

Ayahnya kembali menggelengkan kepalanya, sambil tersenyum kepada putranya

“Oh ayah… Bagaimana kalo 1
bulan, apakah kita bisa hidup tanpa melakukan kesalahan?”

Ayahnya tertawa, “Mungkin tak bisa juga nak…”

“OK ayah, ini pertanyaan terakhir, apakah kita bisa hidup tidak berdosa dalam 1 jam saja?”

Akhirnya ayahnya mengangguk,
“Kemungkinan besar, bisa nak.. Karena kasih Allah SWT dan kemauan kitalah yang akan memampukan kita untuk hidup benar..!!”

Anak ini tersenyum lega..

“Jika demikian, aku akan menjaga perasaanku dan hidup benar dari jam ke jam ayah..
Lebih mudah menjalaninya…” sahut anak dengan gembira

Sahabatku, Marilah kita hidup dari waktu ke waktu dgn meperhatikan cara kita menjalani hidup ini…

Dari latihan yang paling kecil dan sederhana sekalipun, akan menjadikan kita terbiasa, …
Apa yang sudah biasa kita lakukan akan menjadi sifat,
Sifat akan berubah jadi karakter,
Karakter akan menentukan nasib kita…

Maka hiduplah 1 jam:
Tanpa kemarahan,
Tanpa hati yang dengki,
Tanpa pikiran negatif,
Tanpa menjelekkan orang,
Tanpa keserakahan,
Tanpa pemborosan,
Tanpa kesombongan,
Tanpa kebohongan,
Tanpa kepalsuan…

Tapi hiduplah 1 jam itu diisi:
Dengan kasih,
Dengan sukacita,
Dengan damai sejahtera,
Dengan kesabaran,
Dengan kelemahlembutan,
Dengan kemurahan hati,
Dengan kerendahan hati,
Dengan penguasaan diri…

Jalanilah kehidupan yang berkenan kepada Allah SWT… dengan menjalaninya dari waktu ke waktu, dari 1 jam ke jam berikutnya…
SmilingSpirit :)


AGUNG ARDIANSYAH
- SmilingSpirit -

Jumat, 20 Desember 2013

Ketika kita JATUH, BANGKITLAH.

Menulis..
Seorang guru berkata pada saya,
"Gung, seekor Gajah mati meninggalkan Gading, Seekor harimau mati meninggalkan Belang, Lalu bagaimana dengan kita? apa yang akan kita tinggalkan ketika mati?"
Seorang Bung karno dalam ceritanya pernah Berkata "Biarkan sejarah yang membersihkan nama kita" ketika hari ini banyak yang memandang negatif aktivitas yang kita jalani.

Sejarah..
Kenangan, Memori, kebaikan itu semua Bukanlah hal abadi, tapi semuanya bisa terlihat abadi karna sebuah buku. coretan-coretan dalam kenangan.
Dan karena semua itulah mulai hari ini saya me
niatkan diri untuk dapat menginspirasi melalui tulisan...
Berkomitmen untuk senantiasa bangkit, gagal pasti dirasa, Tetapi kitapun harus memahami tak ada gunung yang setinggi lutut, semuanya pasti butuh perjuangan, akan banyak orang yang mentertawakan. tapi ada 1 hal yang membedakan Pecundang & Pemenang "KEKUATAN" yah kekuatan untuk terus bangkit dari kegagalan..
SmilingSpirit :)